BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »
♥♥ WELCOME IN SIANTAR COMUNITY ♥♥

Kamis, 18 Februari 2010

DPR Kota Pematangsiantar

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT
KOTA PEMATANGSIANTAR


KETUA DPRD
KOTA PEMATANGSIANTAR
Lingga Napitupulu, BC.Eng


WAKIL KETUA DPRD
KOTA PEMATANGSIANTAR
Ir. Saud Simanjuntak

WAKIL KETUA DPRD
KOTA PEMATANGSIANTAR
Syirwan Hazzli

DAFTAR NAMA ANGGOTA DPRD KOTA PEMATANGSIANTAR
PERIODE 2004 – 2009

NO
NAMA
JABATAN
PARTAI
KEDUDUKAN DALAM FRAKSI
1
LINGGA NAPITUPULU Bc.Eng
KETUA DPRD
PDI Perjuangan
Anggota F. PDI-P Kebangsaan
2
Drs. ARONI ZENDRATO
ANGGOTA DPRD
PDI Perjuangan
Anggota F. PDI-P Kebangsaan
3
MUKTAR EFFENDI TARIGAN, SH
ANGGOTA DPRD
PDI Perjuangan
Wk. Ketua F. PDI-P Kebangsaan
4
JULIAN MARTIN
ANGGOTA DPRD
PDI Perjuangan
Anggota F. PDI-P Kebangsaan
5
ALOSIUS SIHITE
ANGGOTA DPRD
PDI Perjuangan
Anggota F. PDI-P Kebangsaan
6
Ir. DAUD SIMANJUNTAK
ANGGOTA DPRD
PDI Perjuangan
Anggota F. PDI-P Kebangsaan
7
Ir. SAUD HANAIKAN SIMANJUNTAK
WAKIL KETUA DPRD
Demokrat
Anggota F. Demokrat
8
Drs. TOGA TAMBUNAN
ANGGOTA DPRD
Demokrat
Anggota F. Demokrat
9
M. YUSUF SIREGAR
ANGGOTA DPRD
Demokrat
Ketua F. Demokrat
10
UNUNG SIMANJUNTAK, SH
ANGGOTA DPRD
Demokrat
Anggota F. Demokrat
11
TONGGO SIHOTANG, SPd
ANGGOTA DPRD
Demokrat
Anggota F. Demokrat
12
Drs. MARISI JUJUR SIRAIT
ANGGOTA DPRD
PDS
Sekretaris F. PDI-P Kebangsaan
13
OTTO MARULAM SIDABUTAR, Amd
ANGGOTA DPRD
PDS
Anggota F. PDI-P Kebangsaan
14
DAPOT PM SAGALA, SH
ANGGOTA DPRD
PDS
Anggota F. PDI-P Kebangsaan
15
ZAINAL PURBA
ANGGOTA DPRD
PAN
Anggota F. PDI-P Kebangsaan
16
RIDWAN
ANGGOTA DPRD
PAN
Anggota F. PDI-P Kebangsaan
17
AULUL IMRAN, SPdI
ANGGOTA DPRD
PAN
Anggota F. PDI-P Kebangsaan
18
St. HORAS SILALAHI, BA
ANGGOTA DPRD
Golkar
Anggota F. PDI-P Kebangsaan
19
MANGATAS SILALAHI, SE
ANGGOTA DPRD
Golkar
Ketua F. PDI-P Kebangsaan
20
SYIRWAN HAZZLI NASUTION
WAKIL KETUA DPRD
PPP
Anggota F. PDI-P Kebangsaan
21
NURSRIANA PURBA
ANGGOTA DPRD
PPP
Anggota F. PDI-P Kebangsaan
22
RAJA PS . JANTER ARUAN, SH
ANGGOTA DPRD
PIB
Sekretaris F. Barisan Nasional
23
Dra. GRACE CHRISTIANE
ANGGOTA DPRD
PIB
Anggota F. Barisan Nasional
24
MARZUKI
ANGGOTA DPRD
PKS
Sekretaris F. Demokrat
25
MUSLIMIN AKBAR, SH
ANGGOTA DPRD
PKS
Anggota F. Demokrat
26
ACHMAD MANGANTAR MANIK
ANGGOTA DPRD
PKPI
Anggota F. Barisan Nasional
27
Drs. MARULI SILITONGA
ANGGOTA DPRD
PKPI
Ketua F. Barisan Nasional
28
MANNER SARAGI
ANGGOTA DPRD
PP
Wakil Ketua F. Demokrat
29
GEMPAR SARAGIH, SE
ANGGOTA DPRD
PBSD
Wakil Ketua F. Barisan Nasional

Peta Siantar

Rabu, 17 Februari 2010

Sejarah Siantar

Sebelum proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, Pematangsiantar merupakan daerah kerajan Siantar. Pematangsiantar yang berkedudukan di pulau Holing dan raja terakhir dari dinasti keturunan marga Damanik yaitu Tuan Sangnawaluh Damanik, yang memegang kekuasan sebagai raja tahun 1906.

Disekitar Pulau Holing kemudian berkembang menjadi perkampungan tempat tinggal penduduk diantaranya Kampung Suhi Haluan, Siantar Kahean, Pantoan,Suhi Bah Bosar,dan Tomuan. Daerah-daerah tersebut kemudian menjadi daerah hukum Kota Pematangsiantar yaitu :

1. Pulau Holing menjadi kampung pematang
2. Siantar Bayu menjadi Kampung Pusat Kota
3. Suhi Kahean menjadi Kampung Sipinggol-pinggol, kampung melayu, Martoba,Sukadame, dan Bane.
4. Suhi Bah Bosar menjadi Kampung Kristen, Karo, Tomuan, Pantoan, Toba dan Martimbang.

Setelah Belanda memamusuki daerah Sumatera Utara, Simalungun menjadi Daerah kekuasaan Belanda sehingga pada tahun 1907 berakhirlah kekuasaan raja-raja. Controleur Belanda yang semula berkedudukan di perdagngngan pada tahun 1907 dipindahkan ke Pematangsiantar. Sejak itu Pematangsiantar berkembang menjadi daerah yang banyak dikunjungi pendatang baru, Bangsa Cina mendiami Kawasan Tiombang Galung dan Kampung melayu.

Pada tahun 1910 didirikan Badan Persiapan Kota Pematangsiantar. Kemudian Pada tanggal 1 Juli 1917 berdasarkan Stad Blad No.285 Pematangsiantar berubah menjadi Geemente yang mempunyai otonomi sendiri. Sejak Januari 1939 berdasarkan Stad Blad No.717 berubah menjadi Geemente yang mempunyai Dewan.

Pada jaman Jepang berubah menjadi Siantar Estate dan Dewan dihapus. Setelah Proklamasi Kemerdekaan Pematangsiantar kembali menjadi daerah Otonomi. Berdasarkan UU No.22/1948 status geemente menjadi kota kabupaten Simalungun dan Walikota di rangkap oleh Bupati Simalungun sampai 1957.

Berdasarkan UU No1/1957 berubah menjadi Kota Praja penuh dan dengan keluarnya UU No.18/1965 berubah menjadi Kotamadya, dan dengan keluarnya UU No.5/1974 Tentang pokok-pokok pemerintah di daerah berubah menjadi daerah tingkat II Pematangsiantar sampai sekarang.